jump to navigation

REFORMASI BIROKRASI MENUJU PELAYANAN EFEKTIF DAN EFISIEN KEPADA MASYARAKAT (lanjutan) Februari 23, 2008

Posted by siswoyo22 in Tak Berkategori.
trackback

IV. Kesimpulan /penutup.

Dari uraian tersebut diatas maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:

1.     Bahwa reformasi diarahkan pada perubahan masyarakat yang termasuk didalamnya masyarakat birokrasi, ke arah kemajuan. Dalam pengertian ini perubahan masyarakat diarahkan pada development.

2.     Perubahan masyarakat berkaitan dengan norma-normanya.

3.     Development adalah perkembangan yang tertuju pada kemajuan keadaan dan hidup anggota masyarakat. Dengan demikian maka perubahan masyarakat dijadikan sebagai peningkatan martabat manusia, sehingga hakekatnya perubahan masyarakat berkait erat dengan kemajuan masyarakat.

4.     Dilihat dari aspek perkembangan masyarakat tersebut maka  terjadilah keseimbangan antara tuntutan ekonomi, politik, sosial dan hukum, keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta konsensus antara prinsip-prinsip dalam masyarakat.

5.     Dalam melakukan perubahan atau reformasi, bukan saja terbatas pada proses dan prosedur, tetapi juga mengaitkan perubahan pada tingkat struktur, sikap dan tingkah laku / etika (the ethics being).

6.     Perubahan etika berkaitan dengan perubahan budaya organisasinya, yang pelaksanaannya seharusnya dilakukan sebagai langkah awal dalam melaksanakan reformasi birokrasi.

7.     Birokrasi harus dikembalikan lagi untuk hanya terfokus kepada fungsi, tugas prinsip pelayanan publik (public service), harus netral dan bukan sebagai alat politik, sehingga ia bebas  untuk bersinergi dan berinteraksi dengan customer’s oriented yang pada hakikatnya adalah kepentingan pelayanan untuk masyarakat dan  bebas dari intervensi kekuatan politik.

Untuk melaksanakan konsep etika sebagaimana tersebut diatas maka strategi yang dilakukan adalah :

a.     Membangun iklim etika dalam organisasi publik.

b.    Mengembangkan Ethics Audit,

c.     Mengembangkan training program etika pemerintahan, dengan  harapan dapat menjamin  sosialisasi dan internalisasi etika bagi pegawai.

d.    Mengembangkan  standar berperilaku yang membatasi tindakan aparat publik, dengan cara meregulasi standar-standar perilaku yang telah menjadi prioritas dalam mengelaborasi nilai-nilai dasar moral.

e.     Menjamin   integritas etika dalam pekerjaan sehari-hari dengan cara menciptakan lingkungan kerja yang menjamin transparansi dan integritas etika, rekrutmen  dan promosi berdasarkan meryt system dan pertimbangan etika, membuat regulasi, kontrol, dan rotasi jabatan yang ketat, dan membuat kebijakan-kebijakan yang transparan yang dapat meminimalisir konflik.

f.     Mengambil tindakan tegas  terhadap bentuk-bentuk penyelewengan.  

Ooo000ooo       

Daftar Pustaka   

Gaspersz, Vincent, 2002, Sistem Manajemen Terintegrasi, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. 

Milwan, dkk, 2007, Etika Penyelenggara Negara, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, Jakarta. 

Nursadi Harsanto, 2007, Penerapan Budaya Kerja Aparatur Pemerintah, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Jakarta. 

Putra, Fadilah, dan Saiful Arif, 2001, Kapitalisme Birokrasi, Puspek Averroes, Penerbit LkiS, Yogyakarta. 

Rozi, Syafuan, 2006, Zaman Bergerak, Birokrasi Dirombak, Pustaka pelajar, Yogyakarta. 

Sugiyanto, dkk, 2004, Etika dalam Penyelenggaraan Negara, Lembaga Administrasi Negara, Jakarta. 

Susanto, Astrid.S, 1977, Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial, Binacipta, Bandung. 

Tjokrowinoto, Moeljarto, 2001, Birokrasi dalam Polemik, Pustaka Pelajar offset, Yogyakarta. 

Toha, Mifthah, 1999, Desakralisasi Birokrasi Publik, dalam Menyoal Birokrasi Publik, Balai Pustaka Jakarta. 

Wignyosoebroto, Soetandyo, 1999, Liquidasi Kekuasaan Birokrasi Publik, dalam Menyoal Birokrasi Publik, Balai Pustaka, Jakarta.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: